Kelas Training Logistik

Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025

Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025

Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025

DESKRIPSI

Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025 disusun untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menangani logistik barang-barang yang memerlukan penanganan khusus, seperti alat medis, vaksin, bahan pangan, dan produk farmasi. Pelatihan ini membahas strategi penyimpanan, transportasi, dan pengawasan mutu barang yang memiliki masa simpan terbatas atau bernilai tinggi. Fokus diberikan pada pengendalian suhu, sistem pelacakan, dan pengelolaan risiko logistik. Pelatihan ini sangat sesuai bagi staf logistik, pengadaan, distribusi, maupun quality control di sektor kesehatan, pangan, dan manufaktur.

Tujuan Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025

  1. Memahami karakteristik barang kritis dan barang cepat rusak (perishable goods).
  2. Menerapkan metode penyimpanan dan distribusi yang sesuai standar.
  3. Mengelola rantai dingin (cold chain logistics) secara efektif.
  4. Menghindari kerusakan, kontaminasi, dan kehilangan mutu barang.
  5. Menggunakan teknologi pelacakan untuk monitoring kondisi barang.
  6. Menyusun SOP penanganan barang sensitif waktu dan suhu.
  7. Mengelola risiko logistik yang berkaitan dengan barang bernilai tinggi atau mudah rusak.

Materi Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025

  • Karakteristik barang kritis dan perishable goods serta tantangannya dalam logistik.
  • Standar dan regulasi pengelolaan barang cepat rusak dan sensitif.
  • Sistem penyimpanan dingin (cold storage) dan pengendalian suhu.
  • Perencanaan distribusi barang dengan waktu dan suhu terkendali.
  • Penggunaan teknologi IoT dan sensor suhu dalam pengawasan logistik.
  • Manajemen inventory dan shelf life barang cepat rusak.
  • Penanganan darurat dan mitigasi risiko kegagalan logistik.
  • Dokumentasi dan pelaporan kondisi barang selama perjalanan.
  • Studi kasus logistik vaksin, bahan makanan, dan alat kesehatan.
  • Simulasi penyusunan SOP logistik barang kritis dan evaluasi praktik lapangan.
METODE Training Pengelolaan Logistik untuk Barang Kritis dan Barang Cepat Rusak 2025
  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528  
author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *