Kelas Bimtek BUMD

Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025

Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025

Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025

DESKRIPSI

Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025 dirancang untuk mendorong modernisasi sistem transaksi di pasar rakyat melalui pemanfaatan teknologi digital. Dalam era transformasi digital, penggunaan sistem pembayaran non-tunai seperti QRIS, e-wallet, dan EDC menjadi solusi efisien, transparan, dan akuntabel bagi pengelolaan pasar. Bimtek ini menghadirkan pemateri ahli dari Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, dan praktisi fintech untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis serta pemahaman regulasi. Kegiatan ini ditujukan untuk aparatur pemerintah daerah, pengelola pasar, BUMD, dan stakeholder terkait. Melalui pelatihan ini, peserta akan mampu merancang dan mengimplementasikan sistem transaksi digital yang efektif, mendukung peningkatan PAD, dan memperkuat tata kelola pasar rakyat berbasis teknologi informasi.

Tujuan Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025

  1. Meningkatkan literasi digital aparatur pengelola pasar.
  2. Mendorong percepatan implementasi sistem non-tunai.
  3. Meningkatkan efisiensi dan transparansi transaksi di pasar.
  4. Memahami regulasi terkait transaksi digital dan fintech.
  5. Mengoptimalkan pemanfaatan QRIS dan e-wallet di lingkungan pasar.
  6. Mengintegrasikan data transaksi ke dalam sistem keuangan daerah.
  7. Meningkatkan pengawasan dan pencatatan transaksi berbasis digital.
  8. Mendorong inklusi keuangan masyarakat pasar.
  9. Menyiapkan roadmap digitalisasi pasar rakyat.
  10. Menjalin sinergi dengan perbankan dan penyedia layanan pembayaran.

Materi Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025

  • Regulasi dan kebijakan nasional tentang digitalisasi transaksi.
  • Strategi penerapan pembayaran non-tunai di pasar rakyat.
  • Pemanfaatan QRIS, e-wallet, dan EDC di sektor perdagangan.
  • Tata cara migrasi dari transaksi tunai ke digital.
  • Peran pemerintah daerah dalam ekosistem ekonomi digital.
  • Sistem informasi dan pencatatan transaksi digital.
  • Studi kasus digitalisasi pasar tradisional di Indonesia.
  • Kerjasama teknis dengan Bank Indonesia dan fintech.
  • Monitoring dan evaluasi transaksi digital pasar.
  • Rencana aksi digitalisasi transaksi berbasis wilayah.
METODE Bimtek Digitalisasi Transaksi Pasar dan Pembayaran Non-Tunai 2025
  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528  
author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *