Kelas Bimtek DPRD

Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

DESKRIPSI

Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025 merupakan program peningkatan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam menyusun dokumen perencanaan tahunan yang selaras dengan RPJMD, Renstra, dan RKPD. Renja SKPD/OPD menjadi instrumen penting dalam menghubungkan perencanaan strategis jangka menengah dengan pelaksanaan kegiatan tahunan yang lebih operasional. Menurut Perencanaan pembangunan di Indonesia, penyusunan Renja menjadi kewajiban setiap perangkat daerah agar kegiatan pembangunan berjalan terarah, terukur, dan akuntabel.

Melalui bimtek ini, peserta akan dibekali pemahaman tentang prinsip, mekanisme, serta tahapan penyusunan Renja sesuai regulasi terbaru. Kegiatan ini juga menekankan pada pentingnya konsistensi perencanaan, keterpaduan antar perangkat daerah, serta penggunaan data dalam merumuskan program dan kegiatan prioritas. Dengan mengikuti bimtek ini, diharapkan aparatur pemerintah mampu menyusun Renja yang berkualitas, responsif terhadap isu strategis daerah, dan mendukung terwujudnya pembangunan yang efektif, efisien, serta sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Tujuan Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

  1. Memahami konsep dasar Renja SKPD/OPD.
  2. Mengetahui dasar hukum penyusunan Renja.
  3. Menguasai tahapan penyusunan Renja tahunan.
  4. Menyelaraskan Renja dengan RPJMD, Renstra, dan RKPD.
  5. Menyusun program dan kegiatan prioritas daerah.
  6. Menggunakan data dalam perencanaan tahunan.
  7. Mengoptimalkan peran SKPD/OPD dalam perencanaan pembangunan.
  8. Meningkatkan akuntabilitas perencanaan tahunan.
  9. Mengembangkan strategi monitoring dan evaluasi Renja.
  10. Mendukung pencapaian target pembangunan daerah.

Materi Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

  • Konsep dan fungsi Renja SKPD/OPD.
  • Dasar hukum penyusunan Renja.
  • Hubungan Renja dengan RPJMD, Renstra, dan RKPD.
  • Tahapan penyusunan Renja tahunan.
  • Teknik analisis kebutuhan dan prioritas program.
  • Penyusunan indikator kinerja kegiatan.
  • Strategi konsistensi perencanaan pembangunan.
  • Integrasi Renja dengan sistem informasi perencanaan.
  • Monitoring dan evaluasi pelaksanaan Renja.
  • Praktik penyusunan dokumen Renja yang aplikatif.

METODE Bimtek Penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD/OPD 2025

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528
author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *