Kelas Bimtek Pemetaan GIS

Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

Deskripsi

Bimbingan Teknis ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan aparatur pemerintah daerah dalam memanfaatkan Geographic Information System (GIS) sebagai alat strategis untuk pemetaan objek pajak secara lebih akurat dan efisien. Memasuki tahun 2025, pemanfaatan teknologi geospasial menjadi keharusan dalam mendukung modernisasi perpajakan daerah serta optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).Peserta akan mempelajari pemetaan objek pajak seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pajak reklame, pajak air tanah, dan jenis pajak daerah lainnya. Materi pelatihan mencakup pengumpulan data lapangan dengan GPS atau drone, pengolahan data spasial menggunakan QGIS atau ArcGIS, serta integrasi data pajak dengan sistem informasi daerah. Dengan pendekatan ini, peserta mampu mengidentifikasi potensi pajak baru, memperbarui data yang tidak valid, dan meningkatkan akurasi penetapan pajak.

Pelatihan juga menyajikan studi kasus dari daerah yang sukses menerapkan GIS dalam pemetaan pajak, sehingga peserta memperoleh wawasan praktis yang langsung dapat diadaptasi. Dengan penerapan GIS yang tepat, pengelolaan pajak daerah akan menjadi lebih transparan, efektif, dan berdaya guna bagi pembangunan daerah.

Tujuan Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

  1. Memahami konsep dan manfaat GIS dalam perpajakan daerah.
  2. Menguasai teknik pemetaan objek pajak berbasis data spasial.
  3. Meningkatkan akurasi dan efisiensi penetapan pajak.
  4. Mengintegrasikan GIS dengan sistem informasi pajak daerah.
  5. Meminimalkan potensi kebocoran penerimaan pajak daerah.

Materi Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

  1. Dasar-Dasar GIS untuk Perpajakan Daerah
  2. Pemetaan PBB, Pajak Reklame, dan Pajak Air Tanah
  3. Teknik Survei Lapangan Menggunakan GPS dan Drone
  4. Pengolahan Data Spasial dengan QGIS dan ArcGIS
  5. Pembuatan Peta Tematik Pajak Daerah
  6. Integrasi GIS dengan Database Pajak
  7. Analisis Potensi Pajak Daerah Berbasis Geospasial
  8. Studi Kasus Implementasi GIS di Pemerintah Daerah

METODE Bimtek Penerapan GIS untuk Pemetaan Objek Pajak Daerah Terbaru 2025

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528  
author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *