Kelas Bimtek Umum

Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 – 2027

Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 - 2027

Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 – 2027

Deskripsi

Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP Tahun 2026–2027 diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur dalam menerapkan sistem manajemen mutu yang berorientasi pada pelayanan publik yang profesional, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kegiatan ini memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip manajemen mutu, penyusunan standar pelayanan, pengelolaan proses bisnis, pengukuran kinerja, pengendalian mutu, serta penerapan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) di lingkungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Melalui bimtek ini, peserta akan mempelajari strategi peningkatan kualitas layanan perizinan dan nonperizinan, penyusunan indikator kinerja pelayanan, pengelolaan risiko, penanganan pengaduan masyarakat, serta evaluasi kepuasan pengguna layanan sebagai dasar penyempurnaan proses pelayanan. Selain itu, peserta memperoleh pemahaman mengenai penerapan standar pelayanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung sistem manajemen mutu, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat dan peningkatan kepercayaan publik.

Dengan metode pembelajaran yang memadukan paparan regulasi, diskusi, studi kasus, dan praktik penyusunan dokumen pendukung, bimtek ini diharapkan mampu menghasilkan aparatur DPMPTSP yang kompeten dalam mengimplementasikan manajemen mutu secara konsisten. Hasil akhirnya adalah terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas, responsif, berintegritas, serta mampu mendukung peningkatan investasi dan kemudahan berusaha di daerah pada periode 2026–2027.

Tujuan Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 – 2027

  • Meningkatkan kompetensi aparatur DPMPTSP dalam menerapkan prinsip-prinsip manajemen mutu pada penyelenggaraan pelayanan publik.
  • Memahami kebijakan dan regulasi terkait standar pelayanan publik, pelayanan perizinan, serta sistem penjaminan mutu.
  • Meningkatkan kemampuan dalam menyusun, menerapkan, mengevaluasi, dan menyempurnakan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan standar pelayanan.
  • Mengoptimalkan pengelolaan proses pelayanan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
  • Meningkatkan kemampuan dalam mengukur kinerja pelayanan melalui indikator mutu, survei kepuasan masyarakat, dan evaluasi berkelanjutan.
  • Memperkuat penerapan manajemen risiko, pengendalian mutu, serta penanganan pengaduan masyarakat dalam pelayanan perizinan.
  • Mendorong pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan DPMPTSP.
  • Mewujudkan budaya kerja yang berorientasi pada kepuasan masyarakat, inovasi pelayanan, dan perbaikan berkelanjutan guna mendukung peningkatan investasi dan kemudahan berusaha.

Materi Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 – 2027

  • Kebijakan dan Regulasi Pelayanan Publik serta Pelayanan Perizinan.
  • Konsep Dasar dan Prinsip Manajemen Mutu.
  • Standar Pelayanan Publik dan Penyusunan SOP Pelayanan.
  • Pemetaan Proses Bisnis DPMPTSP.
  • Sistem Manajemen Mutu dan Perbaikan Berkelanjutan (Continuous Improvement).
  • Pengukuran Kinerja Pelayanan dan Indikator Mutu.
  • Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi.
  • Manajemen Risiko dalam Pelayanan Perizinan dan Nonperizinan.
  • Pengendalian Mutu dan Audit Internal Pelayanan.
  • Pengelolaan Pengaduan, Saran, dan Masukan Masyarakat.
  • Digitalisasi Pelayanan dan Pemanfaatan Aplikasi Pendukung Pelayanan Perizinan.
  • Peningkatan Kompetensi SDM dan Budaya Pelayanan Prima.
  • Inovasi Pelayanan Publik untuk Meningkatkan Kualitas Layanan.
  • Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Kinerja Pelayanan.
  • Studi Kasus dan Praktik Penyusunan Dokumen Manajemen Mutu di Lingkungan DPMPTSP.

METODE Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP 2026 – 2027

  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Evaluation
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528

FAQ Bimtek Penerapan Manajemen Mutu dalam Pelayanan Publik DPMPTSP Tahun 2026–2027

1. Apa tujuan Bimtek ini?
Bimtek bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur DPMPTSP dalam menerapkan manajemen mutu guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

2. Siapa yang dapat mengikuti Bimtek ini?
Peserta meliputi pejabat struktural, pejabat fungsional, administrator, pengawas, petugas pelayanan, petugas front office, operator perizinan, serta ASN yang bertugas di lingkungan DPMPTSP.

3. Apa saja materi yang dibahas?
Materi meliputi kebijakan pelayanan publik, prinsip manajemen mutu, standar pelayanan, SOP, manajemen risiko, pengukuran kinerja, survei kepuasan masyarakat, audit mutu, pengelolaan pengaduan, digitalisasi pelayanan, dan inovasi pelayanan publik.

4. Apa manfaat mengikuti Bimtek ini?
Peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai penerapan sistem manajemen mutu, peningkatan kualitas pelayanan, penyusunan dokumen mutu, serta strategi perbaikan berkelanjutan di unit kerja.

5. Berapa lama pelaksanaan Bimtek?
Pelatihan umumnya dilaksanakan selama 2–3 hari atau sekitar 16–24 Jam Pelajaran (JP), sesuai kebutuhan instansi penyelenggara.

6. Metode pembelajaran apa yang digunakan?
Pembelajaran dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, praktik penyusunan dokumen, simulasi, dan sesi tanya jawab.

7. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?
Ya. Peserta yang memenuhi ketentuan kehadiran dan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan berhak memperoleh sertifikat sebagai bukti keikutsertaan.

8. Apa hasil yang diharapkan setelah mengikuti Bimtek?
Peserta diharapkan mampu menerapkan manajemen mutu secara konsisten, meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan nonperizinan, serta mendukung terwujudnya tata kelola pelayanan publik yang profesional dan berkelanjutan.

9. Apakah Bimtek dapat diselenggarakan secara daring maupun luring?
Ya. Bimtek dapat dilaksanakan secara tatap muka (luring), daring melalui platform konferensi video, maupun dalam format hybrid sesuai kebutuhan instansi.

10. Mengapa penerapan manajemen mutu penting bagi DPMPTSP?
Manajemen mutu membantu memastikan proses pelayanan berjalan sesuai standar, meningkatkan kepuasan masyarakat, mempercepat penyelesaian layanan, mengurangi kesalahan administrasi, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pelayanan perizinan.

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.