Kelas Training Finance / Keuangan

Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

DESKRIPSI

Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025–2026 memberikan pemahaman komprehensif tentang penerapan standar akuntansi terkait instrumen keuangan berdasarkan konvergensi dengan IFRS 9. PSAK 71 menggantikan PSAK 55 dengan pendekatan baru terhadap klasifikasi, pengukuran, dan penurunan nilai aset keuangan. Pelatihan ini membahas konsep expected credit loss (ECL), model bisnis, serta pengakuan pendapatan bunga efektif. Peserta akan mempelajari dampak penerapan PSAK 71 terhadap laporan keuangan, manajemen risiko, dan sistem pelaporan digital. Dengan metode pembelajaran studi kasus, pelatihan ini cocok bagi profesional keuangan, auditor, dan regulator untuk memastikan penerapan PSAK 71 sesuai pedoman Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) dan mendukung transparansi pelaporan keuangan modern.

Tujuan Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

  1. Memahami latar belakang dan tujuan PSAK 71 serta hubungannya dengan IFRS 9.
  2. Mengidentifikasi kategori instrumen keuangan sesuai PSAK 71.
  3. Menganalisis metode klasifikasi dan pengukuran aset keuangan.
  4. Menerapkan model Expected Credit Loss (ECL) secara tepat.
  5. Memahami konsep hedge accounting dalam PSAK 71.
  6. Menilai dampak penerapan PSAK 71 terhadap laporan keuangan.
  7. Mengimplementasikan kebijakan akuntansi instrumen keuangan secara konsisten.
  8. Melakukan penilaian risiko kredit dan dampaknya terhadap ECL.
  9. Mengintegrasikan PSAK 71 dengan sistem pelaporan berbasis ERP.
  10. Meningkatkan kompetensi dalam interpretasi laporan keuangan berbasis PSAK 71.

Materi Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

  1. Pengantar PSAK 71 dan perbandingan dengan PSAK 55.
  2. Prinsip klasifikasi dan pengukuran instrumen keuangan.
  3. Penilaian model bisnis dan cash flow characteristics.
  4. Pengakuan awal dan pengukuran setelah pengakuan awal.
  5. Metode perhitungan Expected Credit Loss (ECL).
  6. Perlakuan akuntansi atas penurunan nilai aset keuangan.
  7. Penerapan hedge accounting dalam PSAK 71.
  8. Pengaruh PSAK 71 terhadap rasio keuangan dan kinerja entitas.
  9. Integrasi PSAK 71 dengan IFRS 9 dan sistem pelaporan digital.
  10. Studi kasus implementasi PSAK 71 di sektor perbankan dan korporasi.

Jadwal Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

  •  6–7 November 2025
  • 13–14 November 2025
  •  20–21 November 2025
  •  27–28 November 2025
  •  4–5 Desember 2025
  •  11–12 Desember 2025
  •  18–19 Desember 2025
  •  25–26 Desember 2025
Kota Tempat Pelaksanaan
  • Hotel Fave Blok M Jakarta
  • Hotel Zest Bandung
  • Hotel Cleo Surabaya
  • Hotel Fave Yogjakarta
  • Online

METODE Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025-2026

  • Presentation;
  • Discussion;
  • Case Study;
  • Evaluation;
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ALIA 0812 3459 4527 
  • ANDIN  0812 3459 4528

❓FAQ Training PSAK 71: Instrumen Keuangan – Klasifikasi dan Penurunan Nilai (IFRS 9) 2025–2026

1. Apa yang dimaksud dengan PSAK 71?
PSAK 71 adalah standar akuntansi yang mengatur pengakuan, pengukuran, klasifikasi, dan penurunan nilai instrumen keuangan.

2. Mengapa PSAK 71 penting?
Karena menggantikan PSAK 55 dan menyesuaikan standar dengan IFRS 9 untuk meningkatkan transparansi pelaporan keuangan.

3. Siapa yang perlu mengikuti pelatihan ini?
Akuntan, auditor, analis keuangan, staf bank, dan profesional pelaporan keuangan.

4. Apakah dibahas model Expected Credit Loss (ECL)?
Ya, pelatihan ini fokus pada penerapan konsep ECL sesuai PSAK 71.

5. Apakah pelatihan mencakup hedge accounting?
Ya, dibahas secara mendalam sesuai pedoman PSAK 71.

6. Apakah ada studi kasus implementasi nyata?
Tentu, peserta akan membahas contoh penerapan di sektor perbankan dan korporasi.

7. Apakah pelatihan ini sesuai dengan IFRS 9?
Ya, PSAK 71 merupakan adopsi langsung dari IFRS 9.

8. Apakah tersedia versi online dan in-house?
Ya, tersedia untuk keduanya sesuai kebutuhan instansi.

9. Siapa penyelenggaranya?
Diselenggarakan oleh Sainstara Training, lembaga pelatihan profesional akuntansi dan keuangan.

10. Gimana cara daftarnya?
Untuk pendaftaran dan informasi lebih lanjut, hubungi Admin Alia (0812 3459 4527) atau Admin Andin (0812 3459 4528) dari Sainstara Training.

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *