Kelas Training Swasta Lainnya

Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

DESKRIPSI

Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027 dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada peserta dalam mengidentifikasi, mengukur, mengelola, serta mengurangi jejak karbon (carbon footprint) yang dihasilkan oleh aktivitas perusahaan. Pelatihan ini membahas konsep dasar emisi gas rumah kaca (GRK), metode perhitungan carbon footprint, strategi pengurangan emisi, serta penerapan praktik bisnis yang mendukung keberlanjutan dan target Net Zero Emissions.

Meningkatnya perhatian terhadap perubahan iklim dan tuntutan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan menjadikan pengelolaan emisi karbon sebagai salah satu prioritas perusahaan. Berbagai regulator, investor, dan pelanggan kini mendorong perusahaan untuk melakukan pengukuran emisi, meningkatkan efisiensi energi, menggunakan energi terbarukan, serta menerapkan strategi dekarbonisasi sebagai bagian dari implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG). Pengelolaan carbon footprint yang baik tidak hanya membantu memenuhi kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional, reputasi perusahaan, dan daya saing di pasar global.

Melalui pelatihan ini, peserta akan mempelajari konsep carbon footprint, identifikasi sumber emisi, metode perhitungan emisi berdasarkan standar internasional, penyusunan inventarisasi gas rumah kaca, strategi pengurangan emisi, efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, pelaporan emisi karbon, hingga studi kasus implementasi program pengurangan emisi di berbagai sektor industri. Materi disampaikan melalui teori, diskusi, workshop, dan studi kasus sehingga peserta mampu menerapkan strategi pengelolaan emisi yang efektif dan berkelanjutan.

Tujuan Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

  • Memahami konsep carbon footprint dan emisi gas rumah kaca (GRK).
  • Mengidentifikasi sumber emisi dalam aktivitas perusahaan.
  • Menghitung carbon footprint menggunakan metode yang sesuai.
  • Menyusun inventarisasi emisi gas rumah kaca.
  • Mengembangkan strategi pengurangan emisi karbon.
  • Meningkatkan efisiensi energi dan penggunaan sumber energi yang lebih ramah lingkungan.
  • Mendukung implementasi ESG dan target Net Zero Emissions.
  • Menyusun pelaporan emisi karbon sesuai praktik terbaik.
  • Mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan operasional perusahaan.
  • Meningkatkan daya saing perusahaan melalui praktik bisnis berkelanjutan

Materi Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

1. Konsep Carbon Footprint dan Perubahan Iklim

  • Memahami konsep carbon footprint, gas rumah kaca (GRK), dan perubahan iklim.
  • Mengenal dampak emisi karbon terhadap lingkungan dan keberlanjutan bisnis.

2. Identifikasi Sumber Emisi dan Inventarisasi GRK

  • Mengidentifikasi sumber emisi langsung dan tidak langsung (Scope 1, Scope 2, dan Scope 3).
  • Menyusun inventarisasi emisi gas rumah kaca perusahaan.

3. Metode Perhitungan Carbon Footprint

  • Memahami metode dan standar perhitungan emisi karbon.
  • Menghitung carbon footprint berdasarkan aktivitas operasional perusahaan.

4. Strategi Pengurangan Emisi Karbon

  • Menyusun program efisiensi energi dan pengurangan konsumsi bahan bakar.
  • Mengembangkan strategi dekarbonisasi dan penggunaan energi terbarukan.

5. Integrasi Carbon Management dengan ESG

  • Mengaitkan pengelolaan emisi dengan Environmental, Social, and Governance (ESG).
  • Mendukung implementasi Sustainability Reporting dan target keberlanjutan perusahaan.

6. Pelaporan Emisi dan Kepatuhan Regulasi

  • Menyusun laporan emisi karbon sesuai praktik dan standar yang berlaku.
  • Memahami perkembangan regulasi terkait perubahan iklim dan pelaporan emisi.

7. Penyusunan Roadmap Net Zero Emissions

  • Menyusun target dan rencana aksi pengurangan emisi jangka pendek dan jangka panjang.
  • Menentukan indikator kinerja dan strategi implementasi roadmap dekarbonisasi.

8. Workshop dan Studi Kasus Carbon Footprint

  • Praktik perhitungan carbon footprint dan penyusunan strategi pengurangan emisi.
  • Analisis studi kasus implementasi program dekarbonisasi di berbagai sektor industri.

METODE Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

  • Presentation
  • Discussion
  • Case Study
  • Evaluation
  • Pre test & Post Test

NARASUMBER BIMTEK TRAINING

Narasumber Kami Berpengalaman Sescara Teori Dan Praktek  Selama 35+ Tahun Tersertifikasi Nasional Dan Internasional Dan Tersebar Di Seluruh Indonesia

 LOKASI PELAKSANAAN 77 KOTA DI INDONESIA

  1. Yogyakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  2. Jakarta ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  3. Bandung ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  4. Bali ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  5. Surabaya ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  6. Malang ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  7. Samarinda ( Setiap Minggu Pelaksanaan )
  8. Balikpapan
  9. Makassar
  10. Batam
  11. Semarang
  12. Manado
  13. Jayapura
  14. Sorong
  15. Medan
  16. Dst

 Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan Dan Kota Pelaksanaan

Benefit Apa Saja yang Didapatkan Peserta

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara)
  • FREE Transportasi Peserta ke tempat pelatihan (By Request)
  • Module / Handout
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat
  • FREE Bag or backpack (Tas Training) Dan Jaket
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2x Coffee Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive

INFORMASI PENDAFTARAN DAPAT MENGHUBUNGI ADMIN KAMI

  • ANDIN  0812 3459 4528

❓ FAQ Training Carbon Footprint dan Pengurangan Emisi 2026–2027

1. Siapa yang direkomendasikan mengikuti training ini?

Training ini ditujukan bagi Sustainability Officer, HSE Officer, Environment Officer, ESG Officer, Energy Manager, Compliance Officer, manajer operasional, praktisi CSR, auditor lingkungan, BUMN, BUMD, instansi pemerintah, serta perusahaan yang ingin menerapkan strategi pengurangan emisi karbon.

2. Apakah peserta harus memiliki latar belakang lingkungan?

Tidak. Pelatihan ini dirancang untuk peserta pemula maupun profesional yang ingin memahami pengelolaan carbon footprint dan strategi pengurangan emisi.

3. Apakah pelatihan membahas perhitungan carbon footprint?

Ya. Peserta akan mempelajari metode identifikasi sumber emisi, inventarisasi gas rumah kaca, serta teknik perhitungan carbon footprint berdasarkan praktik dan standar yang umum digunakan.

4. Apakah materi membahas Scope 1, Scope 2, dan Scope 3?

Ya. Pelatihan mencakup identifikasi dan pengelolaan emisi berdasarkan kategori Scope 1, Scope 2, dan Scope 3.

5. Apakah pelatihan membahas ESG dan Net Zero Emissions?

Ya. Materi mengintegrasikan pengelolaan emisi dengan implementasi ESG, Sustainability Reporting, dan strategi pencapaian target Net Zero Emissions.

6. Apakah tersedia studi kasus?

Ya. Pelatihan dilengkapi dengan workshop dan studi kasus perhitungan carbon footprint serta penyusunan program pengurangan emisi.

7. Apakah peserta mendapatkan sertifikat?

Ya. Seluruh peserta akan memperoleh sertifikat pelatihan setelah mengikuti kegiatan.

8. Apakah training tersedia secara online maupun offline?

Ya. Training dapat dilaksanakan secara online, offline, maupun in-house training sesuai kebutuhan perusahaan atau instansi.

9. Apa manfaat utama mengikuti pelatihan ini?

Peserta akan mampu menghitung jejak karbon, menyusun strategi pengurangan emisi, meningkatkan efisiensi energi, serta mendukung kepatuhan perusahaan terhadap tuntutan keberlanjutan dan regulasi lingkungan.

10. Bagaimana cara mendapatkan informasi pendaftaran?

Untuk informasi jadwal, proposal, biaya investasi, dan pendaftaran, silakan menghubungi Andin (0812-3459-4528) atau Alia (0812-3459-4527).

author-avatar

Tentang SAINSTARA

SAINSTARA adalah sebuah perusahaan swasta yang bersifat independen dan profesional yang bergerak di bidang jasa konsultasi, pendidikan, dan pelatihan. Memberikan peningkatan standar baru persaingan SDM. Dalam kondisi ini, setiap perusahaan menginginkan untuk bisa bertahan dan berkembang serta harus bisa meningkatkan daya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *